SUMPAH PALAPA GAJAH MADA pro kontra?


Pada masa kekuasaan kerajaan majapahit, Raja hayam wuruk dan maha patih gajah mada,Pada zaman ke emasan wilayah kekuasaan majapahit sangat luas melebihi luas wilayah republik indonesia,

Bahkan seluruh kepulauan yang ada di indonesia berada dalam kekuasaan majapahit , hal ini memang tidak dapat di lepaskan dari ke gigihan sang patih majapahit Gajah mada, yang di dukung oleh beberapa tokoh, seperti adtyawarman , laksamana nala, dan bersama laksamana nala majapahit memebentuk angkatan laut yang sangat kuat.


Pada saat gajah mada di angkat sebagai mahapatih di majapahit, gajah mada pun bersumpah tidak akan beristirahat (amukti palapa) jika belum dapat memepersatukan seluruh nusantara, yang kemudian sumpah itu di kenal sebagai sumpah palapa, adapun isinya sebagai berikut,

"Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa , amun kalah ring gurun , ring seran, tanjung pura, haru, pahang, dompo, bali, sunda, palembang , tumasik, saman isun amukti palapa."


Artinya :
Setelah tunduk nusantara , saya akan beristirahat, sesudah kalah gurun seran, tanjung pura, haru, pahang, dompo, bali, sunda, palembang, tumasik, barulah saya akan beristirahat. 

Sumber:  buihkata.blogspot.co.id 


Namun di balik semangat gajah mada yang begitu berkobar, ada juga pro dan kontra nya di era masa kini, banyak yang menyebutkan majapahit (gajah mada) itu tamak.

Seperti dalam sebuah artikel tentang "orang jawa dan sunda di larang menikah" yang banyak di tuliskan tentang penghianatan gajah mada terhadap kerajaan sunda demi sumpah palapa yang ia ucapkan. 


Kalau kita baca dari isi sumpah itu sendiri adalah ada kata tunduk, yang artinya majapahit ingin memepersatukan nusantara namun dengan cara lain, berpegang dari kata "tunduk" berarti majapahit ingin menguasai bukan sekedar Ingin mempersatukan nusantara,namun sekalian ingin membuat sebuah kerajaan tunduk kepada majapahit, 


Dari situlah masih adanya pro dan kontra, namun jika kita lihat di masa saat ini seakan akan , apalah semua itu, yang penting saat ini indonesia satu .lagi pula kalau memang nusantara sudah bisa bersatu dari jaman gajah mada tentu saja penjajahan di indonesia tidak akan sampai ber abad abad.


Di daerah pasundan sendiri melihat hal itu masih sebuah kekecewaan di masa lalu, oleh sebab itulah di daerah pasundan tidak ada yang namanya gajah mada dan hayam wuruk walaupun sebatas nama jalan.hal ini bukan untuk merujuk terhadap kebencian di masa lalu dan membawa nya ke masa kini, namun kita jadikan semua nya pelajaran ke depan yang lebih baik untuk indonesia





Comments

Popular posts from this blog

SOEHARTO/ PRESIDEN INDONESIA KE DUA

PROFIL DAN BIO DATA BUNG HATTA